Showing posts with label Motivation. Show all posts
Showing posts with label Motivation. Show all posts

Friday, February 5, 2021

Bangkitkan Kembali Motivasi Kerja

Cara Bangkitkan Kembali Motivasi Kerja, Dijamin Ampuh

Setiap orang pasti pernah mengalami penat dan jenuh dalam bekerja. Banyaknya tugas dan tanggung jawab yang harus diselesaikan, deadline yang menumpuk, target yang harus dicapai seringkali menjadi beban bagi para karyawan dalam bekerja, termasuk Anda. 

Secara tak sadar, rutinitas tersebut menurunkan semangat dan motivasi kerja Anda. Tahukah Anda, jika hal itu terjadi, maka bisa berdampak buruk terhadap kinerja Anda, sehingga semakin menyulitkan Anda untuk mengembangkan karier.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengembalikan semangat dan motivasi Anda dalam bekerja:


1. Ingat Tujuan Anda

Ketika rasa penat dan jenuh mulai menghampiri, Anda tentunya akan menjadi malas dan kurang bersemangat untuk bekerja. Rasanya berat sekali untuk melaksanakan kewajiban. Saat itulah, coba ingat-ingat kembali tujuan Anda bekerja. Setiap orang, termasuk Anda pasti memiliki tujuan dalam bekerja, apakah itu hanya untuk sekadar mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bersama keluarga, untuk membantu biaya sekolah adik, membiayai pengobatan orangtua yang sedang sakit, mewujudkan cita-cita, atau tujuan lainnya.

Jika Anda mengingat lagi tujuan tersebut, lalu tarik nafas dalam-dalam dan ucapkan dalam hati “saya pasti bisa,” maka semangat dan motivasi kerja Anda pasti akan kembali muncul secara perlahan. Ingat juga, akibatnya kalau Anda bersikap terus malas dan kurang bersemangat, tentunya tujuan tersebut akan sulit tercapai.


2. Berpikir Positif dan Bersyukur

Rutinitas kerja itu-itu saja begitu membosankan bukan? Saat semangat kerja Anda menurun, munculkan pikiran-pikiran positif yang dapat memberi kekuatan pada Anda. Yakinkan pada diri sendiri, bahwa Anda mampu mengerjakan setiap pekerjaan dengan baik. Berpikir positif akan memotivasi diri untuk tetap bertahan dan bangkit dengan semangat baru. Hilangkan pikiran-pikiran negatif yang bisa menghambat pekerjaan Anda. Selain itu, selalu bersyukur atas rezeki yang diperoleh akan meningkatkan semangat kerja Anda. So, pikirkan hal-hal yang menyenangkan saja ya.


3. Beri Penghargaan untuk Diri Sendiri

Banyak orang mengabaikan diri sendiri hanya untuk bekerja, bekerja, dan bekerja. Nah ketika sudah lelah, barulah merasakan dampaknya jadi malas dan kurang bergairah karena badan dan pikiran terus diporsir untuk bekerja. Itu karena kurangnya penghargaan Anda untuk diri sendiri. Penghargaan di sini maksudnya memanjakan atau menyenangkan diri dengan berbagai macam kegiatan yang dapat membangkitkan semangat dan motivasi baru.

Contohnya menyalurkan hobi, kumpul bersama teman dan keluarga, liburan, belanja, dan kegiatan lain yang bisa membuat Anda rileks. Dengan begitu, pikiran Anda kembali segar dan memulai bekerja dengan semangat baru. Jadi mulai sekarang, luangkan waktu untuk diri Anda, misalnya saat weekend. 


4. Cintai Pekerjaan Anda

Pekerjaan yang Anda jalani akan menjadi beban terus menerus bila Anda tidak mencintai apa yang Anda kerjakan. Jadi belajarlah untuk mencintai pekerjaan Anda dengan segala tugas dan tanggung jawabnya. Melakukan pekerjaan dengan senang hati dapat memberikan hasil yang terbaik. Kalau kinerja Anda bagus di tempat kerja, maka karier akan meningkat dan diiringi dengan kenaikan gaji. Jadi, jangan sia-siakan kesempatan yang telah diberikan perusahaan kepada Anda.


5. Jangan Takut dan Ragu

Motivasi dan semangat kerja bisa redup karena rasa takut dan ragu yang berlebihan. Hal ini justru akan merugikan diri sendiri dan mengakibatkan performa Anda kurang maksimal di tempat kerja. Lawanlah rasa takut dan ragu dalam diri Anda. Bekerjalah dengan maksimal, tunjukkan kemampuan dan keahlian Anda. Cara mengatasi rasa takut dan ragu bisa, seperti berinteraksi dengan orang lain, berkumpul bersama teman, dan kegiatan lain yang ampuh mengembalikan semangat dan motivasi kerja Anda.


6. Ingat, Masih Banyak Pengangguran di Luar Sana

Saat gairah bekerja mulai kendur, coba deh kamu lihat di luar sana banyak pengangguran yang mati-matian cari kerja, bahkan menginginkan pekerjaan Anda sekarang. Anda masih beruntung punya pekerjaan, dapat gaji tetap, bisa beli ini itu tanpa harus minta orangtua. Jadi coba memandang ke bawah, jangan selalu ke atas, maka semangat kerja Anda perlahan kembali bangkit. Tentunya dengan ucapan rasa syukur.


Motivasi Paling Baik dari Diri Sendiri

Motivasi yang paling baik sejatinya berasal dari diri sendiri. Tapi tak ada salahnya, Anda meminta motivasi dari orangtua atau orang-orang terdekat di sekitar Anda supaya lebih giat bekerja. Bekerja secara maksimal dan dilakukan sepenuh hati bisa semakin mendekatkan Anda pada tujuan-tujuan Anda, salah satunya meningkatkan karier. 

Semangat kerja.


Sumber :

kintorecoffee.com

https://www.cermati.com/artikel/cara-bangkitkan-kembali-motivasi-kerja-dijamin-ampuh

Sunday, January 10, 2021

Cara Menjadi Pengusaha Sukses

15 Tips Cara Menjadi Pengusaha Sukses dari nol

Hampir sebagian besar orang memimpikan menjadi seorang pebisnis besar dan sukses. Tapi, hanya sebagian kecil yang benar-benar hidup menjalani mimpi tersebut.

Alasannya sederhana, merintis dan mengelola usaha sendiri tidak semudah yang dibayangkan. Selain harus memiliki mental sekuat baja, ada hal penting lain yang harus dipersiapkan matang.


1. Yakinkan dirimu

Mulailah untuk lebih memantapkan hati sebelum memutuskan pilihanmu. Apabila masih setengah hati saat mulai membangun usaha, Anda akan lebih mudah dijatuhkan oleh keadaan. Alih-alih sukses, usaha yang Anda bangun justru berhenti di tengah jalan.


2. Persiapkan model bisnis yang akan dijalankan

Jika hati sudah mantap, cobalah untuk mulai memikirkan model bisnis apa yang akan Anda jalankan nanti. Anda bisa mulai mencari tahu informasi tren bisnis yang sedang berkembang.


3. Berpikir “Out of The Box”

Tidak ada pebisnis yang sukses tanpa berpikir kreatif. Bisnis transportasi online misalnya, ia melihat peluang bagaimana bisnis ini nantinya menjadi solusi masyarakat urban. Nah, jadi biasakan untuk mengasah kemampuan berpikir menjadi lebih kreatif ya.


4. Siapkan “Visi dan Misi” yang jelas

Hal terpenting saat akan memulai usaha adalah membuat rencana bisnis yang memiliki fleksibilitas dan inovasi bisnis di dalamnya, jangan lupa sertakan “Visi dan Misi” yang jelas usaha yang tengah Anda rintis.


5. Organisir diri

Mulailah dengan membiasakan diri lebih terorganisir. Hal ini sangat penting sebagai modal diri dalam mengatur usaha Anda. Sederhananya, jika Anda tak bisa mengorganisir diri, bagaimana Anda akan mengorganisir semua elemen bisnis Anda?


6. Rajin membuat catatan

Catat semua hal penting yang Anda dapat. Mulai dari nasihat orang lain, hingga tantangan-tantangan yang Anda hadapi saat mengelola usaha Anda. Dengan harapan, bila waktunya tiba, Anda tak hanya mewariskan sebuah perusahaan melainkan juga pengalaman Anda.


7. Fokus pada satu bisnis dulu

Jangan terburu-buru menggandakan keuntungan dengan memulai bisnis ke dua. Pastikan bisnis yang Anda kelola saat ini sudah benar-benar stabil, baik dari segi modal, SDM, maupun kebutuhan-kebutuhan lainnya.


8. Siap menghadapi kemungkinan terburuk

Nyali memang diperlukan untuk benar-benar terun menjadi pebisnis. Namun, itu saja tidak cukup, analisa dan siapkan diri Anda pada kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi.


9. Terbuka terhadap setiap evaluasi

Salah satu rahasia kesuksesan adalah “proses belajar”. Jadilah orang yang selalu terbuka terhadap kritik dan nasihat dari orang lain. Cobalah untuk melakukan evaluasi terhadap kekurangan diri pada saat berbisnis.


10. Terus belajar dan jangan cepat puas

Setiap perjalanan bisnis pasti ada “naik dan turun”. Saat bisnis yang Anda kelola sedang di atas angin, jangan cepat puas. Gunakan momentum ini untuk semakin mengakselerasi bisnis. Begitupun pada saat bisnis Anda sedang lesu, jangan lantas putus asa. Buka hati dan jangan malu untuk bertanya kepada pengusaha senior.


11. Jalankan bisnis yang Anda sukai

Menjalani sesuatu sesuai dengan passion akan membuat sesorang lebih rileks, bahkan saat sedang diterjang situasi sulit sekalipun. Hal ini juga berlaku di dalam dunia bisnis. Dengan begitu, Anda dijamin tak akan kesulitan dalam mempertahankan komitmen.


12. Jalankan bisnis yang Anda kuasai

Bicara bisnis tentu bicara keuntungan. Ada kalanya hal yang Anda sukai kurang menguntungkan, baiknya Anda kesampingkan dulu hal yang Anda sukai dan fokus kepada yang Anda kuasai. Pahami potensi Anda, lalu terapkan ke dalam fokus bisnis Anda.


13. Siapkan modal usaha

Sekarang kita bahas faktor eksternal dalam memulai usaha. Pertama-tama soal modal. Pastikan apakah modal dalam bisnis Anda berasal dari dana pribadi atau dari hasil patungan. Bila dari hasil patungan, pastikan semuanya diatur secara jelas, hitam di atas putih. Agar nantinya tak ada yang merasa dirugikan saat bagi hasil.


14. Lihat peluang bisnis

Sedikit bocoran, sejak beberapa tahun terakhir ini, Pemerintah Indonesia sedang menaruh perhatian besar di sektor perdagangan digital. Nah hal ini adalah contoh peluang bisnis yang dapat Anda manfaatkan. Anda bisa mulai berdagang secara online, atau bahkan mendirikan perusahaan startup berbasis digital.


15. Tentukan target pasar

Seorang calon pengusaha yang sukses haruslah pandai menganalisa target pasar. Meski ia memiliki produk dengan kualitas terbaik, namun, jika ia tidak memiliki pasar yang tepat, maka penjualan produk yang dilakukan akan mengalami kesulitan.


Sumber :

http://bisnis.liputan6.com/read/3166427/20-tips-sukses-bangun-bisnis-dari-nol

https://voffice.co.id/jakarta-virtual-office/business-tips/15-tips-sukses-bangun-bisnis-dari-nol-untuk-pemula/

Tuesday, January 5, 2021

Tips Menghadapi Tahun 2021

Tahun Baru 2021, Berikut Tips untuk Membantu Kamu Agar Lebih Sukses dalam Karir

Persiapan tahun baru 2021, apa saja yang mesti kamu lakukan, agar tahun 2021 menjadi lebih sukses Sebagaimana yang dirasakan, ramai yang menyebut tahun 2020 adalah tahun yang sulit. Sulit karena kehadiran pandemi sampai berbagai sektor kehidupan turut terimbas.

Lalu, bagaimana yang harus dilakukan pada tahun 2021 agar kehidupan lebih sukses ? Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk memasuki tahun 2021, seperti dikutip dari Forbes.  Ada empat tugas yang dapat membantu Anda mempersiapkan diri untuk kesuksesan di tahun mendatang.


Tinjau dan renungkan 12 bulan terakhir

Hal terbaik tentang akhir tahun adalah Anda sudah siap berada dalam mode refleksi.

Anda kemungkinan besar mulai memikirkan resolusi Tahun Baru serta mengenang masa lalu bersama keluarga dan teman Anda selama liburan.

Sama seperti Anda merefleksikan kehidupan pribadi Anda dan menetapkan tujuan, Anda harus melakukan hal yang sama dalam karier dan bisnis.

Saat berefleksi, perhatikan kembali sisi baik dan buruknya.

Cari tahu di mana Anda berada dalam karier Anda sehubungan dengan di mana Anda ingin berada, evaluasi apa yang berjalan baik untuk Anda secara profesional, dan area di mana Anda dapat meningkatkan.

Mintalah umpan balik dari manajer dan kolega Anda serta refleksi diri Anda sendiri.

Berhati-hatilah dalam refleksi Anda, karena semakin rinci mereka, semakin baik Anda dapat merefleksikannya.

Ini secara langsung berkorelasi dengan tugas berikutnya.


Buatlah rencana permainan untuk 12 bulan ke depan

Setelah Anda selesai melakukan refleksi, inilah saatnya untuk mengubahnya menjadi tindakan.

Tindakan itu datang dalam bentuk penetapan tujuan.

Buat tujuan yang luas untuk sepanjang tahun, ditambah tujuan yang lebih kecil yang melengkapi dan membantu Anda mencapai tujuan utama Anda.

Dari sana, buat garis besar tentang bagaimana Anda akan mencapai tujuan-tujuan itu, kapan Anda ingin mencapainya, dan cara-cara untuk memastikan Anda tetap berada di jalur yang benar.

Ini menjadi rencana tindakan Anda tahun ini.

Anda pasti ingin meninjau kembali tujuan dan rencana tindakan Anda setidaknya empat kali setahun.

Tujuan Anda dapat berubah sepanjang tahun karena sejumlah alasan.

Mungkin Anda memutuskan untuk berganti pekerjaan atau mendapat promosi yang tidak terduga, atau mungkin Anda di-PHK.

Tujuan Anda seharusnya tidak tetap sama jika keadaan Anda telah berubah.


Bersihkan kotak masuk Anda

Kotak masuk yang meluap adalah salah satu sumber stres terbesar di tempat kerja.

Tinggalkan stres ini di tahun baru dengan memulai dengan kotak masuk yang baru dan rapi.

Ini bukan waktunya untuk memilih semua email Anda dan menandainya sebagai telah dibaca.

Periksalah pesan Anda dengan cermat dengan mengingat dua hal - apakah ini mendesak dan dapatkah dihapus? Balas segera semua pesan penting dan hapus diri Anda dari rantai email yang tidak Anda perlukan.

Dari sana, buat filter untuk membantu menjaga kotak masuk Anda tetap rapi.

Untuk menjaga momentum ini terus berjalan, jangan biarkan kotak masuk besar Anda berikutnya tetap bersih sampai akhir tahun depan.

Jadwalkan waktu untuk melakukannya sebulan sekali, atau setidaknya sekali per kuartal.

Kotak masuk nol hampir tidak mungkin, tetapi memiliki kendali atas kotak masuk Anda berada dalam jangkauan.


Selesaikan tugas kecil sebanyak mungkin

Semakin banyak tugas kecil yang dapat Anda tandai dari daftar tugas Anda, semakin baik Anda siap untuk memulai di tahun baru.

Luangkan 20 menit ekstra untuk membalas email atau menyelesaikan proyek yang belum selesai.

Ajukan dokumen yang telah Anda tunda.

Hal-hal kecil itulah yang paling penting dalam kasus ini.

Mengurus tugas-tugas itu akan memastikan bahwa Anda memulai tahun dengan fokus pada hal-hal yang lebih besar dan tidak mengejar ketinggalan.

Dengan kata lain, jangan menunda-nunda dan tinggalkan sesuatu hingga Januari.

Ya, ini jauh lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, tetapi ini juga yang paling penting.

Jika Anda siap untuk memulai tahun depan, luangkan waktu untuk menyelesaikan setiap tugas ini.

Sebarkan selama sebulan penuh atau atasi semuanya sekaligus, terserah Anda.

Menyelesaikannya adalah yang terpenting.


Sumber :

https://aceh.tribunnews.com/2020/12/24/tahun-baru-2021-berikut-tips-untuk-membantu-kamu-agar-lebih-sukses-dalam-karir?page=all.

Saturday, December 5, 2020

Motivasi Kerja Agar Bersemangat

7 Cara Tingkatkan Motivasi Kerja Agar Kembali Bersemangat



Setelah bersantai di akhir pekan pasti rasanya berat untuk kembali masuk kerja di hari Senin. Untuk itu, penting bagi pekerja untuk mencari motivasi kerja agar bisa semangat kembali menyambut hari Senin.

Apalagi jika mengingat suasana kantor yang membuat jenuh, tugas dan deadline yang menumpuk serta target yang harus dicapai. Hal-hal seperti ini bisa menurunkan motivasi kerja dan mempengaruhi kinerja kalian.

Berikut tujuh cara meningkatkan motivasi kerja agar selalu semangat menyambut hari Senin yang dirangkum Wolipop dari The Muse:


1. Jangan Anggap Pekerjaan Sebagai Beban

Motivasi kerja yang harus selalu diingat adalah jangan menganggap pekerjaan sebagai beban yang berat. Anggap proyek yang kalian lakukan sebagai bagian dari puzzle yang bisa membantu kalian meningkatkan jenjang karier, dengan begitu energi yang dibutuhkan untuk bekerja akan datang dengan mudah.


2. Buat Goal yang Lebih Kecil

Mengerjakan proyek besar pasti akan membuat kalian kebingungan harus mulai dari mana. Untuk itu daripada fokus pada goal berskala besar yang mengerikan lebih baik pecahkan goal tersebut menjadi porsi yang lebih kecil yang bisa dikerjakan secara perlahan.


3. Rajin Membaca

Menyisihkan waktu untuk membaca di saat ingin mencari motivasi kerja terdengar kontra-produktif. Tapi, kadang melakukan sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan kita bisa membantu produktivitas.

Bangunlah kebiasaan membaca setiap hari, dimulai dari 20 menit di pagi hari selama satu bulan. Kebiasaan ini akan membentuk cara berpikir kalian secara jangka panjang sekaligus menginspirasi kalian.

Sebagai motivasi tambahan, banyak orang sukses yang menyebut kebiasaan membaca buku membantu kesuksesan mereka. Sebut saja Bill Gates, Warren Buffett dan Elon Musk.


4. Abaikan Hal Tidak Penting

Cara meningkatkan motivasi kerja untuk karyawan antara lain dengan mengabaikan hal tidak penting. Perhatikan to-do list kalian dan cari kegiatan atau tugas yang menurunkan motivasi dan tidak perlu dilakukan.

Coret kegiatan tidak penting tersebut dari agenda kalian. Kalian akan terus termotivasi untuk bekerja keras jika melakukan tugas yang benar-benar berarti atau bagian dari misi yang lebih besar.


5. Jangan Lupa Istirahat

Ketika sudah sampai di kantor, jangan terlalu fokus untuk menyelesaikan masalah hingga berjam-jam karena ini justru tidak produktif. Berhenti sejenak dan istirahatlah setiap satu atau dua jam.

Jangan habiskan waktu kalian hanya duduk di depan meja. Berdiri sejenak, luruskan kaki dan istirahatkan mata, maka kalian bisa kembali bekerja dengan jiwa dan raga yang lebih segar.


6. Cari Tujuan Bekerja

Contoh hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan motivasi kerja adalah dengan mengingat tujuan kalian bekerja. Semua orang pasti memiliki tujuannya sendiri untuk bekerja, misalnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, membantu biaya sekolah adik, membiayai pengobatan orang tua atau untuk melanjutkan pendidikan.

Jangan lupakan juga tujuan profesional yang mendorong kalian bekerja. Kalian harus tahu bahwa pekerjaan yang kalian lakukan membawa perubahan dalam caranya sendiri, misalnya pada klien, perusahaan atau bahkan dunia.


7. Rayakan Semua Pencapaian

Cara meningkatkan motivasi kerja lainnya adalah dengan mengakui semua hal baik yang kalian lakukan, termasuk hal-hal kecil yang mungkin sebelumnya kalian anggap remeh.

Jika kalian selalu menunggu mendapatkan pencapaian yang sifatnya jangka panjang, kalian bisa lupa betapa pentingnya pencapaian kecil yang bisa dicapai sehari-hari.

Hal ini bisa membuat motivasi kalian menurun, apalagi jika tidak ada "hadiah" yang menunggu kalian. Manjakan diri kalian dengan merayakan semua pencapaian, sekecil apa pun itu.


Sumber :

https://wolipop.detik.com/worklife/d-4771076/7-cara-tingkatkan-motivasi-kerja-agar-kembali-bersemangat

https://www.amazon.com/Motivation-Loading-Please-Wait-Selbstinspiration/dp/B08924DGQ1

Thursday, November 5, 2020

Startup Anti-Gagal Ala Insider

Ini Tips Startup Anti-Gagal Ala Insider


Meski belakangan marak bermunculan perusahaan rintisan atau startup, tidak jarang dari mereka berakhir pada kegagalan. Riset yang dilakukan Thomas R. Eisenmann, profesor dari Harvard Business School, menyatakan bahwa bisnis rintisan atau startup kebanyakan (90%) berujung pada kegagalan.

Figur serupa juga ditunjukan CB Insight yang menganalisis 101 bisnis/startup. Penyebabnya, banyak pelaku bisnis membuat produk yang salah atau dengan kata lain tidak ada kebutuhan pasar untuk produk yang diciptakan startup tersebut. Penyebab lain, tidak memiliki komposisi tim yang tepat atau strategi harga yang tidak bisa bersaing.

Aditya Sjahrandra, Shareholder & Growth Consultant Insider, startup penyedia platform manajemen pertumbuhan, menyatakan bahwa pemilik startup perlu menghindari 4 hal berikut agar bisa sukses. 

  1. Hindari membuat produk yang tidak memberi solusi apapun. 
  2. Jangan terlalu fokus pada pertumbuhan ketimbang retensi 
  3. Jangan sampai terjadi adopsi produk yang buruk
  4. Jangan sampai memiliki manajemen yang buruk.

Ia mencontohkan, Insider yang bermula pada 2012 lalu dari sebuah ruang kerja kecil di Istambul dan digarap oleh enam orang kini bisa memiliki lebih dari 450 orang dan dipercaya menjadi partner perusahaan besar seperti Telkomsel, Garuda Indonesia, Astra International, Tokopedia, dan sebagainya. 

"Karena menghindari empat hal tersebut, kami alhamdullillah mampu mencatatkan pertumbuhan pendapatan rata-rata sebesar 200 persen per tahun," kata Aditya.

Aditya menambahkan, ada 6 strategi yang bisa diterapkan pemilik startup agar bisnisnya tidak gagal. 

Pertama, ciptakan kategori baru di pasar. Ambil contoh Elvis Presley yang menciptakan genre music baru rock n roll atau Muhammad Ali yang meciptakan pertunjukan tinju baru showman box. Contoh lain adalah Salesforce yang menciptakan kategori pasar CRM cloud atau Facebook yang menciptakan kategori sosial media face tag.

Perusahaan-perusahaan tersebut menciptakan kategori baru di pasar yang sampai hari ini terus diikuti pengguna. Insider pun sama, menciptakan kategori baru di pasar point solution yang selama ini didominasi perusahaan besar seperti Oracle dan sebagainya, yang dinamai Growth Management Platform.

Strategi kedua, membangun relasi yang kuat dengan technology partner. Setiap perusahaan penyedia SaaS atau pun jasa B2C harus belajar dari kasus search engine Yahoo yang terlalu fokus membangun semuanya sendiri, mulai dari Yahoo Finance, Yahoo Weather, Yahoo News, dan sebagainya. Akibatnya, ia tergilas oleh Google dengan semua kemudahan navigasi dan relevansi konten yang ditawarkan Google yang mengarah pada retensi tinggi.

Strategi ketiga, membangun moonshot tech team. Di Insider, perusahaan merangkul sebanyak-banyaknya partner untuk mendorong mereka memberi feedback dan turut menentukan peta jalan produk yang akan dihasilkan Insider ke depannya. Dengan mengumpulkan semua informasi dan rekomendasi dari mereka, Insider kemudian mendesain produk dan men-deliver-nya ke pasar dalam waktu yang relatif singkat, sekitar 3 minggu saja dan membutuhkan 5 filter saja untuk menentukan produk yang tepat.

Strategi keempat, adaptasi produk yang cepat. Di sinilah peran penting tim sales di perusahaan rintisan. Aturan pertama yang harus diikuti tim sales adalah menjadi ahli sekaligus konsultan dari kandidat konsumen atau prospek perusahaan. Tanyakan apa problem yang mereka hadapi.

"Insider sendiri setiap bulannya melakukan kampanye berupa storytelling di setiap negara mereka beroperasi," jelas Aditya.

Strategi kelima, eksplorasi efisiensi dari sisi harga yang bisa ditawarkan ke pengguna. Strategi terakhir, yang juga tidak kalah penting, adalah membangun talenta dan budaya. Di Insider, ada semacam budaya a player attract a player atau program referral sebagai metode hiring terbaik.

Insider juga membangun budaya tidak pernah merekrut spesialis melainkan generalist yang berhati besar. Terdengar klise, tetapi Insider membuktikan bahwa mereka yang mau belajar, bekerja keras, membuat dampak positif bagi perusahaan maupun diri mereka sendiri menjadi maju. "Sekaligus membuktikan bahwa startup dengan produk yang breakthrough tidak harus lahir dari Sillicon Valley,” tandas Aditya.

Yang tidak kalah penting bagi pemilik startup adalah jangan pernah ragu melakukan uji coba fitur baru ke pasar. Menurutnya, waktu terbaik untuk melakukan pivot atau fitur baru adalah sejenak setelah mendapatkan feedback yang sangat penting dari konsumen. Terkait tim sales, Insider membagi tim sales mereka secara merata untuk fokus ke tiga kelompok customer mereka: rabbit (perusahaan kecil), deers (menegah), dan elephant (besar). Sebisa mungkin, dari laporan pendapatan tiap kuartalnya, pemasukan pendapatan harus imbang dari ketiga kelompok customer ini dan tiap pekannya dilakukan meeting terkait sales funnel.


Sumber :

https://republika.co.id/berita/pz4ayc9217000/ini-tips-startup-antigagal-ala-insider

Sumber foto :

https://economy.okezone.com/read/2019/04/06/320/2039853/perkembangan-startup-indonesia-kian-menjanjikan

Sunday, October 4, 2020

Motivasi agar Bisnis Berkembang

Para Pengusaha, Miliki 8 Motivasi ini agar Bisnis Berkembang

Ada banyak risiko yang bakal dihadapi orang-orang yang memilih terjun ke dunia bisnis. Tak sedikit perlaku usaha dihadapkan pada kebangkrutan karena berbagai sebab, salah satunya tak bisa bersaing dengan kompetitor.

Untuk itu dalam membangun sebuah bisnis diperlukan motivasi agar senantiasa membangkitkan semangat dan rasa percaya diri yang sering kali kendor di tengah jalan. Sebaik apapun strategi bisnis yang diterapkan, tantangan dan hambatan pasti selalu muncul sebagai bumbu-bumbu pelengkap yang mewarnai sebuah usaha.

Namun dengan motivasi berikut ini, semangat menjalankan berbisnis akan semakin kuat dari waktu ke waktu. 

Apa saja itu? 


1. Bukan semata-mata Uang, bekerja itu untuk belajar

Pengusaha sejati menjadikan pekerjaan sebagai suatu pembelajaran berharga untuk menggali dan mengembangkan potensi diri. Uang memang penting, tetapi ilmu lebih dari segalanya.

Dengan ilmu, seorang pengusaha bisa menjadi kaya raya karena pola pikirnya tidak lagi terbatas, melainkan menyeluruh pada lingkup pengembangan bisnis. Nikmati proses belajar dengan sungguh-sungguh demi keberlangsungan usaha dalam jangka panjang.


2. Lelah itu hal biasa, tapi jangan mudah putus asa

Pengusaha mana pun pasti pernah mengalami kegagalan dalam menjalankan sebuah usaha. Hal ini membuktikan kalau perjalanan bisnis tidaklah selalu mulus, melainkan memiliki liku-liku yang sangat panjang dan melelahkan. Menariknya, para pengusaha selalu bersemangat dan tidak mudah putus asa.

Dan memang begitulah seharusnya. Bagi mereka, kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan suatu pelajaran berharga yang dapat mengantar mereka menuju jalan kesuksesan. Untuk itu, jangan pernah putus asa jika Anda mengalami kegagalan, tetapi bangkitlah dan raih sukses yang tertunda.


3. Hidup itu dinamis, berinovasi dan berkreasilah

Mengerjakan hal yang sama setiap hari tentu menimbulkan kebosanan. Hal ini juga dirasakan oleh konsumen jika penjual menawarkan produk yang itu-itu saja. Ketika bisnis mulai berjalan, jangan ragu untuk berinovasi dan berkreasi dalam  mengembangkan suatu produk.

Hadirnya produk inovatif dan kreatif akan meningkatkan daya beli konsumen sehingga penjualan produk meningkat. Cari referensi mengenai produk yang sedang trend di masyarakat, lalu padukan dengan kreativitas untuk menghasilkan produk yang benar-benar unik.


4. Bersama akan membuat kuat, maka bangunlah jaringan bisnis

Sekarang saatnya untuk membangun jaringan bisnis karena kesuksesan seorang pengusaha tidak lepas dari bantuan sesama pengusaha. Setiap daerah biasanya memiliki komunitas bisnis yang diisi oleh pengusaha daerah.

Temukan dan bergabunglah pada komunitas tersebut. Bergabung dalam komunitas akan memudahkan perkembangan bisnis dan meningkatkan keuntungan. Selain itu, Anda juga berkesempatan menemukan rekan bisnis yang tepat untuk berkolaborasi di kemudian hari.


5. Semua berawal dari hal kecil, hargai nominal uang

Para pengusaha biasanya lebih menghargai nominal uang, meskipun nominalnya sangat kecil karena uang tersebut merupakan buah dari jerih payah sendiri. Mereka percaya ketika uang kecil dikumpulkan, nominalnya bisa menjadi lebih besar.

Mengumpulkan uang memang butuh waktu yang cukup panjang, terutama jika uang tersebut ingin digunakan untuk ekspansi bisnis. Ingatlah, semua berawal dari hal-hal kecil. Jika Anda mau menghargai hal-hal kecil, Anda pasti lebih menghargai sesuatu yang lebih besar.


6. Belajar dari ahlinya, temukan mentor yang tepat

Menjadi penyemangat bagi diri sendiri tidaklah mudah. Setiap kali merasa down, Anda tentu butuh orang lain sebagai pendukung dan penyemangat. Orang seperti ini memang sulit ditemukan karena sifat individualisme manusia zaman sekarang.

Tetapi jika mau berusaha dan meluangkan waktu, Anda bisa kok menemukan orang yang tepat. Jadikan mereka sebagai rekan sekaligus mentor yang siap menuntun Anda ke gerbang kesuksesan. Dengan begini, motivasi berbisnis Anda akan meningkat dengan sendirinya.


7.  Banyak hal tampak rumit, menyederhanakan sistem itu penting

Masalah dalam hidup sudah sangat kompleks, jadi jangan dibuat semakin rumit. Temukan cara untuk menyederhanakan kompleksitas agar masalah cepat terselesaikan. Misalnya dalam merancang suatu produk, gunakan rancangan yang paling sederhana dengan konsep yang unik sehingga produk laku keras di pasar. Merancang kesederhanaan tidaklah mudah, tetapi hal ini justru menjadi suatu tantangan yang harus segera dipecahkan.


8. Bukan yang itu-itu saja, do something new!

Melakukan kegiatan yang itu-itu saja berpotensi menimbulkan suatu kebosanan. Akibatnya, motivasi untuk berbisnis semakin surut. Untuk itu, hiasi perjalanan bisnis dengan hal-hal baru agar hidup bergerak dinamis. Temukan hal-hal yang dapat dijadikan sumber inspirasi dan lakukan perubahan untuk memperkaya bisnis dan diri sendiri.


Motivasi terbesar adalah diri sendiri

Tentu saja, motivasi terbesar adalah ada pada diri kita sendiri. Jika merasa termotivasi, kita pun semangat untuk menjalankan suatu bisnis. Dan sebaliknya, ketika bosan, perjalanan bisnis akan mudah terbengkalai. Jadi, temukan dan lakukan hal-hal yang dapat membuat diri kembali termotivasi untuk membakar semangat dalam berbisnis.


Sumber :

https://republika.co.id/berita/pjfxyz423/para-pengusaha-miliki-8-motivasi-ini-agar-bisnis-berkembang

The Bioeconomy is Much More Than a Circular Economy

The concepts of bioeconomy, circular economy and biomass cascading have similar targets, but neither is fully part of the other nor embedded...