Friday, February 19, 2021

Metode Lean Manufacturing


Pengertian Lean Manufacturing

Lean Manufacturing adalah metode untuk menghilangkan pemborosan (waste) didalam produksi, meningkatkan nilai tambah produk serta memberikan nilai kepada pelanggan yang dilakukan secara terus menerus (continuously Improvement) oleh suatu Industri manufaktur (pabrik).

Secara sederhana, Lean Manufacturing adalah proses merubah bahan baku menjadi produk secara efisien dan tidak ada pemborosan.

Secara bahasa, Lean adalah : Ramping, Tidak Boros, Mengalir.


Berikut gambaran perbedaan pada proses dengan Lean dibandingkan dengan proses yang tidak menggunakan Lean :

  • Proses yang tidak Lean : Aliran deras, berliku-liku dan banyak hambatan
  • Proses Lean : Aliran lancar dan tidak ada hambatan

 

Prinsip lean berasal dari industri manufaktur Jepang, dan istilah ini dicetuskan oleh John Krafcik pada 1988 dalam artikel berjudul “Triumph of the Lean Production System” yang dipublikasikan dalam Sloan Management Review.


Prinsip Dasar Lean

Lean ditujukan untuk menghilangkan atau miminimalkan munculnya “pemborosan” dengan memperbaiki proses kerja, agar Lead Time dapat diperpendek secara signifikan dan menghasilkan produk yang tetap berkualitas.

Lean adalah metode didalam sistem manufakturing untuk melakukan efisiensi dengan cara  mengurangi “pemborosan, beban berlebih dan ketidakseimbangan” tanpa mengurangi produktifitas.

Istilah Lean seringkali digunakan untuk mengganti kata efisensi, dan sering digunakan untuk menggantikan istilah penghematan atau pemotongan biaya.


Metode Mengurangi Pemborosan

Cara apa saja yang bisa dilakukan untuk mengurangi Pemborosan ? Beberapa metode yang bisa digunakan untuk Lean Manufacturing, seperti :

  • Muda, Mura, Muri
  • 5R dan Standarisasi proses kerja
  • Kanban , FIFO coin system
  • Mengurangi waktu setup
  • Mengurangi downtime (melalui program Preventive Maintenance, TPM)
  • Balancing / penyeimbangan proses
  • Perbaikan layout kerja, layout stock dll.
  • Pencegahan defect
  • Perbaikan variasi produk

 

Keuntungan Lean

Keuntungan yang bisa didapatkan dengan penerapan Lean :

  • Meningkatkan Kemapuan/Skill orang
  • Meningkatkan kemampuan prosess
  • Mengurangi Pemborosan/Waste
  • Meminimalkan Variasi
  • Mengelola Ketidak normalan prosess (pada mesin, equipment)
  • Memaksimalkan prosess transportasi
  • Memaksimalkan penggunaan Peralatan/Equipment
  • Efisiensi tempat/space
  • Mengurangi Defect/Scrap Produksi


Sumber :

https://standarku.com/metode-lean-manufacturing/

Monday, February 15, 2021

Meningkatkan Akurasi Stok Persediaan Barang Di Gudang

8 Cara Dan Strategi Untuk Meningkatkan Akurasi Stok Persediaan Barang Di Gudang

Apakah Anda merasa lelah karena telah kehilangan peluang penjualan dan pelanggan karena Anda kehabisan stok barang atau produk tertentu? Apakah Anda merasa lelah karena pelanggan Anda mengeluh bahwa mereka telah menerima item yang salah? Jika ya, maka ini saatnya bagi Anda untuk meningkatkan akurasi tingkat persediaan barang di gudang Anda.

Dengan secara akurat melacak seluruh produk Anda, maka Anda akan dapat meningkatkan kinerja Anda sebagai bisnisman dan menjalankan kegiatan operasional yang lebih efektif dan efisien. Pentingnya sebuah manajemen persediaan yang efektif harus diakui oleh semua pihak dari gudang, jadi jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang pentingnya sebuah akurasi persediaan barang, atau bagaimana untuk mencapai akurasi persediaan barang, maka berikut ini adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.

Cara Meningkatkan Akurasi Data Persediaan Barang Di Gudang


1. Pelabelan Stock Berdasarkan Kategori

Pelabelan persediaan adalah bagian besar dari usaha untuk menjaga gudang Anda terorganisir dengan baik. Jika inventaris barang Anda diatur dan diberi label dengan benar, maka staff  dan karyawan gudang akan memiliki waktu yang mudah untuk menemukan bagian yang tepat dan produk yang tepat untuk didistribusikan.

Pelabelan persediaan yang baik melampaui gudang Anda. Di dalam gudang, semua item harus diberi nama dan ditandai dengan rincian yang sepenuhnya menjelaskan tentang item tersebut. Ketika bahan dan produk sedang dikirim, pengirim juga harus mengikuti praktik inventarisasi yang baik. Dalam skenario kasus terbaik, mereka harus mengirimkan item menggunakan pelabelan yang sama yang dipakai oleh gudang ketika menerima item tersebut.  Hal ini dapat dilakukan dengan mengkoordinasikan nomor bagian atau menggunakan kode UPC (Universal Product Code) atau barcode.


2. Tentukan Stock Levels

Baik overstocking maupun understocking merupakan sebuah kondisi yang tidak efisien untuk sistem operasional gudang Anda. Kondisi overstocking akan berakibat menurunkan efisiensi pergudangan, sedangkan understocking akan berakibat menurunkan pengalaman pelanggan atau customer. Kemampuan untuk secara akurat melacak stock persediaan barang Anda diperlukan untuk menentukan batasan minimum, batasan maksimum, Re-order, bahaya, dan tingkat rata - rata  bahan yang akan diberikan untuk setiap kategori barang.


3. Menerapkan Siklus Penghitungan

Meskipun sebagian besar perusahaan memiliki sebuah sistem untuk menangani persediaan barang, hal ini tidak menghilangkan kebutuhan untuk melakukan siklus penghitungan stock barang. Apa yang dimaksud dengan siklus menghitung? Siklus menghitung adalah cara menghitung inventaris di mana barang - barang di dalam gudang dihitung dalam jangka waktu yang relatif lama. Hal ini berbeda dari penghitungan persediaan fisik tradisional yang biasa dilakukan, di mana kegiatan operasional berhenti, sementara barang - barang tersebut sedang dihitung. Jumlah siklus jauh lebih sedikit mengganggu kegiatan operasional sehari-hari. Proses ini juga memverifikasi akurasi inventaris, membantu mengidentifikasi akar penyebab kesalahan yang terjadi.


4. Peramalan Permintaan Yang Efisien

Untuk memastikan jika Anda tidak akan pernah kehabisan persediaan barang, bahkan dengan tingkat stock minimal, maka Anda dapat menerapkan peramalan permintaan yang efisien. Sistem pengelolaan gudang (WMS) dapat memberikan Anda data - data yang berguna yang menunjukkan bagaimana produk bergerak melalui logistik Anda. Peramalan permintaan yang akurat dapat dicapai dengan mencatat penjualan aktual dan mengamati pola sejarah permintaan barang. 

Tujuan dari fungsi ini adalah untuk mengurangi biaya penyimpanan gudang dan memaksimalkan penggunaan ruang di dalam gudamg. Di sisi lain, Anda juga dapat memiliki banyak stok barang, yang bukan merupakan teknik cerdas bahkan untuk produk yang dalam permintaan tinggi. Para ahli menyarankan untuk menjaga level stok yang cukup dalam inventaris Anda untuk memenuhi satu setengah kali (150%) rata permintaan untuk produk itu, setiap saat.


5. Layout Racking Gudang

Tata letak racking gudang Anda harus secara rutin disesuaikan untuk mencerminkan perubahan dalam produk, permintaan, dan tujuan pergudangan. Anda dapat membuat proses ini menjadi lebih sederhana dengan memanfaatkan data analisis untuk menyegmentasikan produk sesuai permintaan. Anda juga bisa menyingkirkan semua persediaan yang tidak diinginkan. Selain mendapatkan lebih banyak ruang penyimpanan didalam gudang, reorganisasi tata letak Anda akan mampu mempercepat pengambilan dan proses pemenuhan pesanan.


6. Meminimalkan Kesalahan Urutan Pemilihan

Teknologi peralatan seperti barcode dan RFIDs dapat menurunkan tingkat kesalahan yang terjadi karena tindakan manual. Operasi transaksi yang dilakukan secara manual rentan terhadap kesalahan manusia (human error), yang dapat mengakibatkan bertambahnya biaya pergudangan Anda. Kesalahan ini juga dapat mengakibatkan hilangnya bisnis dan pengalaman merek yang negatif bagi pelanggan atau customer Anda. 

Dengan menempatkan SKU dengan cermat, Anda dapat secara signifikan menurunkan kesalahan pemilihan barang atau produk. Ini juga merupakan ide yang baik untuk tidak menempatkan produk yang serupa di lokasi yang berdekatan, untuk mencegah operator mengambil produk yang salah. Barcode dapat digunakan untuk label produk untuk memudahkan dalam memilih kemasan supaya lebih terorganisir dan untuk meningkatkan akurasi persediaan Anda.


7. Rasio Turnover Persediaan

Metrik ini sangat menentukan seberapa cepat inventaris Anda habis atau "diserahkan" dalam jangka waktu tertentu. Semakin tinggi rasio omset, masa simpan yang lebih pendek dari persediaan. Ini berarti volume penjualan dan profitabilitas yang lebih tinggi untuk merek Anda. Rasio ini harus secara cermat diamati untuk setiap produk di gudang untuk memastikan perhitungan penambahan produk agar akurat karena permintaan akan selalu berubah selama siklus produk terjadi dan menyebabkan variabilitas dalam operasi logistik.


8. Real Time Pelacakan

Sampai produk Anda dikirimkan dan sampai ke tempat tujuan, maka operasi gudang belumlah selesai. Melacak terjadinya keterlambatan atau kerusakan pengiriman mungkin akan bisa memonitor pengiriman tersebut. Pelacakan ini akan memberikan informasi real-time tentang lokasi produk dengan menggunakan teknologi Geo-lokasi, yang sangat berguna dalam lingkungan pasokan yang serba cepat. Pelacakan secara nyata dapat membantu manajer gudang untuk membuat keputusan yang tepat ketika ada gangguan dalam aliran pengiriman. Hal ini juga mengurangi miskomunikasi yang mungkin terjadi dalam pengiriman tersebut.

Akurasi inventaris akan sangat membantu Anda  dalam menerapakan strategi rantai pasokan dengan data yang dapat dipercaya. Memiliki data yang akurat memungkinkan Anda untuk membuat keputusan yang tepat dan memberikan komunikasi yang benar antara Anda dan mitra Anda. Daripada membiarkan hubungan Anda dan hubungan pelanggan Anda menjadi kurang baik akibat dari kurangnya akurasi persediaan barang, maka lebih baik mulailah untuk melakukan real time pelacakan mulai  hari ini. Anda akan menikmati kepuasan yang lebih baik dan lebih mudah dalam melakukan transisi teknologi baru yang akan berkembang di masa depan.

Menjaga dan melacak persediaan secara real-time dapat menjadi sebuah hal yang sangat menantang, tetapi ada perusahaan yang dapat memberikan solusi akurasi persediaan yang Anda butuhkan. Meluangkan waktu untuk mengubah dan meningkatkan akurasi gudang Anda dan proses manajemen persediaan barang  akan membuat rantai pasokan Anda berjalan dengan mulus dan akan menyebabkan efisiensi yang jauh lebih besar dan keuntungan bagi perusahaan Anda. 


Sumber :

https://www.mediascm.xyz/2020/02/8-cara-dan-strategi-untuk-meningkatkan.html

https://www.klipfolio.com/resources/kpi-examples/supply-chain/inventory-accuracy

Wednesday, February 10, 2021

Pentingnya Business Coach

7 Alasan Penting Mengapa Anda Membutuhkan Motivator Bisnis atau Business Coach. 

Namun sebelumnya, mungkin banyak dari Anda yang bertanya-tanya apa bedanya ya Motivator Bisnis dengan Business Coach? 

Atau bahkan ada dari Anda yang bertanya mana yang lebih baik, Motivator Bisnis atau Business Coach?

Motivator Bisnis adalah para penyemangat dalam Bisnis yang memberikan motivasi-motivasi agar sukses dalam berbisnis. Motivasi-motivasi yang diberikan adalah motivasi-motivasi atau dorongan-dorongan yang berkaitan dengan Bisnis. Motivasi ini lebih erat kaitannya dengan yang berasal dari dalam diri, seperti harus memiliki keberanian bila ingin membangun Bisnis, berbisnis harus membutuhkan ketekunan, dan lain-lain.

Lalu bagaimana dengan Business Coach? 

Business Coach atau Pelatih Bisnis adalah seseorang yang membantu Pemilik Bisnis untuk mewujudkan apa yang ingin Anda capai dalam Bisnis. Seorang Business Coach akan mengajar, mendorong, dan membimbing Pemilik Bisnis selayaknya seorang ‘Coach’ yang kita kenal sebagai Pelatih dalam dunia olahraga.

Sekarang tentunya Anda sudah mengetahui apa bedanya Motivator Bisnis dengan Business Coach. Anda juga pasti setuju bahwa Bisnis Anda akan semakin berkembang apabila Anda memiliki Business Coach (Pelatih Bisnis).


Berikut ini adalah 7 alasan penting mengapa Anda membutuhkan Business Coach (Pelatih Bisnis):

  1. Business Coach akan membantu Anda menyadari potensi dan kemampuan yang tidak Anda sadari
  2. Membantu meningkatkan performance dari Pemilik Bisnis dan Team-nya dengan menciptakan suatu kondisi kerja yang baru
  3. Membuat Pemilik Bisnis dan Team-nya menyadari apa yang menjadi prioritas dalam Bisnis
  4. Membantu menselaraskan Visi, Misi, dan Nilai dalam Perusahaan antara Owner, Leaders, dan Employee untuk mempermudah memncapai tujuan perusahaan
  5. Memfasilitasi pengintegrasian pembuatan Goals, Plan, SOP, dan KPI yang terukur dalam rangka mencapai Visi Perusahaan
  6. Membantu menghilangkan Negative Emotions dan Limiting Decisions yang menghambat pencapaian tujuan Perusahaan
  7. Membuat Pemilik Bisnis memiliki akuntabilitas dalam mengimplementasikan setiap planning yang telah disepakati agar mendapatkan hasil yang maksimal

Seorang Business Coach yang baik tentunya akan membantu Pemilik Bisnis mengembangkan Bisnisnya agar mencapai 2 hal, yaitu semakin menguntungkan (Profitable) dan dapat berjalan sendiri tanpa harus selalu ada sang Pemilik Bisnis di dalamnya (AUTO-PILOT). 

Bahkan tidak hanya Bisnis, hidup Anda juga akan berubah menjadi lebih baik. 


Sumber :

http://yohanesgpauly.com/business-update/7-alasan-penting-mengapa-anda-membutuhkan-motivator-bisnis-atau-business-coach/

https://www.inc.com/young-entrepreneur-council/8-convincing-reasons-you-should-hire-a-business-coach.html

Friday, February 5, 2021

Bangkitkan Kembali Motivasi Kerja

Cara Bangkitkan Kembali Motivasi Kerja, Dijamin Ampuh

Setiap orang pasti pernah mengalami penat dan jenuh dalam bekerja. Banyaknya tugas dan tanggung jawab yang harus diselesaikan, deadline yang menumpuk, target yang harus dicapai seringkali menjadi beban bagi para karyawan dalam bekerja, termasuk Anda. 

Secara tak sadar, rutinitas tersebut menurunkan semangat dan motivasi kerja Anda. Tahukah Anda, jika hal itu terjadi, maka bisa berdampak buruk terhadap kinerja Anda, sehingga semakin menyulitkan Anda untuk mengembangkan karier.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengembalikan semangat dan motivasi Anda dalam bekerja:


1. Ingat Tujuan Anda

Ketika rasa penat dan jenuh mulai menghampiri, Anda tentunya akan menjadi malas dan kurang bersemangat untuk bekerja. Rasanya berat sekali untuk melaksanakan kewajiban. Saat itulah, coba ingat-ingat kembali tujuan Anda bekerja. Setiap orang, termasuk Anda pasti memiliki tujuan dalam bekerja, apakah itu hanya untuk sekadar mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bersama keluarga, untuk membantu biaya sekolah adik, membiayai pengobatan orangtua yang sedang sakit, mewujudkan cita-cita, atau tujuan lainnya.

Jika Anda mengingat lagi tujuan tersebut, lalu tarik nafas dalam-dalam dan ucapkan dalam hati “saya pasti bisa,” maka semangat dan motivasi kerja Anda pasti akan kembali muncul secara perlahan. Ingat juga, akibatnya kalau Anda bersikap terus malas dan kurang bersemangat, tentunya tujuan tersebut akan sulit tercapai.


2. Berpikir Positif dan Bersyukur

Rutinitas kerja itu-itu saja begitu membosankan bukan? Saat semangat kerja Anda menurun, munculkan pikiran-pikiran positif yang dapat memberi kekuatan pada Anda. Yakinkan pada diri sendiri, bahwa Anda mampu mengerjakan setiap pekerjaan dengan baik. Berpikir positif akan memotivasi diri untuk tetap bertahan dan bangkit dengan semangat baru. Hilangkan pikiran-pikiran negatif yang bisa menghambat pekerjaan Anda. Selain itu, selalu bersyukur atas rezeki yang diperoleh akan meningkatkan semangat kerja Anda. So, pikirkan hal-hal yang menyenangkan saja ya.


3. Beri Penghargaan untuk Diri Sendiri

Banyak orang mengabaikan diri sendiri hanya untuk bekerja, bekerja, dan bekerja. Nah ketika sudah lelah, barulah merasakan dampaknya jadi malas dan kurang bergairah karena badan dan pikiran terus diporsir untuk bekerja. Itu karena kurangnya penghargaan Anda untuk diri sendiri. Penghargaan di sini maksudnya memanjakan atau menyenangkan diri dengan berbagai macam kegiatan yang dapat membangkitkan semangat dan motivasi baru.

Contohnya menyalurkan hobi, kumpul bersama teman dan keluarga, liburan, belanja, dan kegiatan lain yang bisa membuat Anda rileks. Dengan begitu, pikiran Anda kembali segar dan memulai bekerja dengan semangat baru. Jadi mulai sekarang, luangkan waktu untuk diri Anda, misalnya saat weekend. 


4. Cintai Pekerjaan Anda

Pekerjaan yang Anda jalani akan menjadi beban terus menerus bila Anda tidak mencintai apa yang Anda kerjakan. Jadi belajarlah untuk mencintai pekerjaan Anda dengan segala tugas dan tanggung jawabnya. Melakukan pekerjaan dengan senang hati dapat memberikan hasil yang terbaik. Kalau kinerja Anda bagus di tempat kerja, maka karier akan meningkat dan diiringi dengan kenaikan gaji. Jadi, jangan sia-siakan kesempatan yang telah diberikan perusahaan kepada Anda.


5. Jangan Takut dan Ragu

Motivasi dan semangat kerja bisa redup karena rasa takut dan ragu yang berlebihan. Hal ini justru akan merugikan diri sendiri dan mengakibatkan performa Anda kurang maksimal di tempat kerja. Lawanlah rasa takut dan ragu dalam diri Anda. Bekerjalah dengan maksimal, tunjukkan kemampuan dan keahlian Anda. Cara mengatasi rasa takut dan ragu bisa, seperti berinteraksi dengan orang lain, berkumpul bersama teman, dan kegiatan lain yang ampuh mengembalikan semangat dan motivasi kerja Anda.


6. Ingat, Masih Banyak Pengangguran di Luar Sana

Saat gairah bekerja mulai kendur, coba deh kamu lihat di luar sana banyak pengangguran yang mati-matian cari kerja, bahkan menginginkan pekerjaan Anda sekarang. Anda masih beruntung punya pekerjaan, dapat gaji tetap, bisa beli ini itu tanpa harus minta orangtua. Jadi coba memandang ke bawah, jangan selalu ke atas, maka semangat kerja Anda perlahan kembali bangkit. Tentunya dengan ucapan rasa syukur.


Motivasi Paling Baik dari Diri Sendiri

Motivasi yang paling baik sejatinya berasal dari diri sendiri. Tapi tak ada salahnya, Anda meminta motivasi dari orangtua atau orang-orang terdekat di sekitar Anda supaya lebih giat bekerja. Bekerja secara maksimal dan dilakukan sepenuh hati bisa semakin mendekatkan Anda pada tujuan-tujuan Anda, salah satunya meningkatkan karier. 

Semangat kerja.


Sumber :

kintorecoffee.com

https://www.cermati.com/artikel/cara-bangkitkan-kembali-motivasi-kerja-dijamin-ampuh

Saturday, January 30, 2021

Imbas Pemanasan Global

145 Juta Penduduk Indonesia Bisa Kena Imbas Pemanasan Global, Kok Bisa?

Pemanasan global menyebabkan miliaran penduduk dunia semakin sulit bertahan hidup, akhibat suhu yang kian panas.

Dalam studi terbaru, wilayah bumi yang ditempati oleh sepertiga populasi penduduk dunia, termasuk 145 juta penduduk Indonesia akan sulit bertahan hidup 50 tahun mendatang, karena pemanasan global akibat emisi gas rumah kaca. Dalam jurnal berjudul Proceedings of the National Academy of Sciences yang diterbitkan awal Mei 2020, para peneliti memprediksi pemanasan global yang terjadi dengan sangat cepat dan membuat sepertiga wilayah bumi mengalami kemarau layaknya zona terpanas yang ada di Gurun Sahara. 

Pemanasan global yang sangat cepat itu akan menyebabkan 3,5 miliar manusia hidup di luar wilayah layak huni atau tidak dapat bertahan hidup. Pasalnya, kondisi suhu panas ekstrem akan dialami oleh sebagian besar wilayah yang bahkan telah dijadikan tempat tinggal selama lebih dari 6 juta tahun. 

"Masalah wilayah layak huni yang terus menerus ini menunjukkan adanya hambatan yang dihadapi manusia dalam bertahan hidup ataupun berkembang,” ujar Profesor Marten Scheffer dari Universitas Wageningen. 

Sementara, diperkirakan akan ada 145 juta penduduk Indonesia terdampak kenaikan suhu ekstrem dalam studi ini. Suhu di bumi yang diproyeksikan meningkat dengan cepat dan berdampak krisis bagi kehidupan populasi manusia itu adalah akibat emisi gas rumah kaca. 

Oleh sebab itu, para peneliti membuat skenario mengenai pengaruh emosi gas rumah kaca ini terhadap peningkatan suhu di bumi. 

Skenario emisi yang meningkat Skenario utama yang digunakan dalam makalah ini adalah RCP8.5, yang mewakili masa depan di mana konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer tinggi. Dalam skenario tersebut menunjukkan bahwa emisi yang terus meningkat tanpa adanya penghentian, suhu yang akan dirasakan oleh rata-rata setiap orang akan meningkat 7,5 derajat celcius lebih panas pada tahun 2070.   

Kondisi suhu itu lebih tinggi dari perkiraan kenaikan suhu rata-rata global yaitu 3 derajat celsius. Kondisi prediksi peningkatan suhu hingga 7,5 derajat celsius itu disebabkan oleh dua hal, yaitu tanah akan menghangat lebih cepat daripada laut dan adanya pertumbuhan populasi saat ini sudah menuju tempat yang panas. 

Perluasan wilayah yang sangat panas dalam skenario iklim saat melakukan bisnis seperti biasa. Dalam iklim saat ini, suhu rata-rata tahunan lebih dari 29 derajat celcius terbatas pada area gelap kecil di wilayah Sahara. 

Ironisnya, kenaikan suhu yang sangat cepat dan dikombinasikan dengan perubahan populasi dunia secara global, dapat menjadikan sekitar 30 persen dari populasi dunia yang akan hidup di tempat suhu yang rata-ratanya di atas 29 derajat celsius dalam kurun waktu 50 tahun mendatang. 

Sedangkan, kondisi dengan zona terpanas di Gurun Sahara saat ini hanya dirasakan oleh 0,8 persen dari permukaan bumi. Akan tetapi, pada tahun 2070 kondisi seperti itu diprediksikan akan dapat menyebar luas menjadi 19 persen dari luas daratan bumi. 

“Situasi seperti ini akan membuat 3,5 miliar orang masuk ke dalam kondisi yang mungkin tidak akan dapat bertahan hidup,” kata Jens Christian Svenning dari Aarhus University, salah satu penulis penelitian ini. 

Para peneliti dari China, Amerika Serikat dan Eropa menilai bencana tersebut dapat dihindari jika terjadi penurunan emisi gas rumah kaca secara drastis dalam kurun waktu 50 tahun. Penelitian ini telah diterbitkan dengan judul “Future of the Human Climate Niche”: PNAS Mei 2020 atas kerjasama antar-peneliti dari Universitas Wageningen, Universitas Nanjing, Universitas Exeter, Universitas Aarhus dan Universitas Washington, Santa Fe Institute.


Sumber :

https://www.kompas.com/sains/read/2020/05/20/180200023/145-juta-penduduk-indonesia-bisa-kena-imbas-pemanasan-global-kok-bisa-?page=all.

Monday, January 25, 2021

Tips di Departemen PPIC

3 Tips Dasar Bagi Leader, Supervisor, Manajer PPIC

Berbicara mengenai PPIC, mungkin tak akan pernah habisnya. Selama bagian marketing dan produksi masih terus berputar. PPIC bisa disebut juga ilmu berkelanjutan dengan memperhatikan fokus kepada; penjadwalan, ketepatan delivery dan Stabilitas Kapasitas Produksi.

Berikut 3 Tips dasar bagi PPIC Leader ( Chief atau Manager level ) agar sukses dalam industri manufacture :

Memahami seluruh prosedure operasional terkait dengan produksi, inventory, logistic, marketing. Tidak hanya tekstual, tetapi kondisi aktual wajib untuk dipahami. Knowledge ini akan sangat berguna dalam menganalisa permasalahan yang melibatkan beberapa bagian. Pemahaman mutlak akan prosedur menjamin rasa hormat personel dari bagian lain.

Memahami proses produksi dengan aktual & detail. Jika anda berfikir, bisa memahaminya dengan hanya mempelajari flowchart, Instruksi kerja, SOP, dll. Ini masih sangat kurang, Pemahaman anda sebagai orang PPIC harus sama baiknya dengan skill & knowledge Supervisor dan Manager Produksi bahkan lebih baik, jika PPIC berperan sebagai ‘Rule Maker’.

Positioning yang jelas dan tepat. PPIC bukanlah perpanjangan tangan Produksi dan Marketing. Untuk itu dengan dilandasi dua poin diatas, PPIC harus berada di posisi yang proporsional, dengan fokus pada target utama, yaitu ketepatan Delivery dan Stabilitas Capasitas Produksi.

Intinya dibutuhkan sikap yang dinamis serta mobile untuk dapat bekerja di department PPIC. Kecermatan, Ketepatan, Serta Controliing yang baik harus di lakukan oleh setiap individu yang bekerja dalam ruang lingkup PPIC ini, konsumsi komunikasi dari berbagai arah sangat membantu dalam mengambil informasi yang dibutuhkan di department anda.


Sumber :

https://surabaya.proxsisgroup.com/3-tips-dasar-bagi-leader-supervisor-manajer-ppic/

https://standarku.com/standar-profesi-planner-ppc-ppic/

Wednesday, January 20, 2021

Objective and Key Results

OKR: Kunci Sukses Goal Setting ala Google

Pernah dengar istilah OKR? OKR adalah singkatan dari Objective and Key Results. Sebuah sistem penetapan tujuan yang digunakan oleh Google dan perusahaan lain seperti Intel, Amazon, Facebook, Netflix, Linkedin, Dropbox dll. Sistem ini dipercaya berhasil membantu Google untuk bertumbuh 10x lipat.

Saya mendengar istilah OKR pertama kali dari buku Measure What Matters. Buku ini ditulis oleh John Doerr. Dia adalah investor di balik Google. Ia yang mengenalkan sistem OKR kepada duo pendiri Google pada tahun 1999. Google yang waktu itu baru menjadi startup dengan 40 karyawan, akhirnya membesar dan memiliki 70.000 karyawan. Nilai pasarnya pun naik melampaui 700 Miliar Dollar. John Doerr sendiri mengenal OKR dari Andy Grove, pendiri Intel, saat ia bekerja di sana pada tahun 80-an.

Ide dari OKR ini sebenarnya sangat sederhana. OKR adalah jembatan antara ide dan eksekusi. John Doerr berkali-kali mengulang mantra: “Ideas are easy. Execution is everything.” 

Doerr mendefinisikan OKR sebagai “A management methodology that helps to ensure that the company focuses efforts in the same important issues throughout the organization.” Terjemahan bebasnya: “metode manajemen yang membantu untuk memastikan perusahaan memfokuskan usahanya pada isu penting yang sama dalam keseluruhan organisasi.” Bahasa gampangnya, OKR ini metode untuk membantu perusahaan untuk fokus pada hal yang benar-benar penting.

Sekarang kita bahas elemen dalam OKR. Ada dua elemen utama: Objectice (tujuan/target) dan Key Result (Indikator Kunci). Dalam artikel ini, saya tambah elemen ketiga: Initiatives (Rencana Tindakan).

Objective adalah apa yang ingin dicapai. Tujuan yang signifikan, kongkrit, dan menginspirasi. Objective sebaiknya dinyatakan dalam kalimat yang singkat sehingga mudah diingat.

Key Results adalah ukuran keberhasilan dan indikator yang mendekatkan kita ke tujuan. Key Result dinyatakan secara spesifik, berbatas waktu, agresif namun tetap realistis. Key result harus terukur, wajib ada angkanya. Tidak disebut Key Result kalau tidak ada angkanya.

Initiatives adalah rencana tindakan. Apa yang akan kita lakukan untuk mencapai tujuan tersebut.

Kita dapat mendapatkan OKR dengan mengajukan tiga pertanyaan berikut ini:


Apa yang ingin saya capai?

Bagaimana saya mengukur dan memonitornya?

Apa yang perlu saya lakukan untuk mencapainya?


Agar teman-teman bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai OKR, berikut saya berikan contoh penggunaan OKR dalam konteks personal dan profesional.


Q1 – Personal

OBJECTIVE: Menjadi lebih langsing dan bugar

KEY RESULTS

  • Lingkar pinggang berkurang dari 90 cm menjadi 80 cm.
  • Kadar lemak turun dari 25% menjadi 18%.
  • Tidak mengantuk setelah bangun tidur (minimal 5/7).

INITIATIVES

  • Hanya makan di jendela makan jam 10 pagi – 6 sore.
  • Olahraga minimal 30 menit setiap hari.
  • Konsumsi Omega 3 dan teh hijau setiap hari.


Q1 – Professional

OBJECTIVE: Menjangkau audiens yang lebih luas.

KEY RESULTS

  • Meningkatkan jumlah subscriber Youtube dari 3000 menjadi 10.000
  • Meningkatkan jumlah subscriber email dari 5000 menjadi 10.000
  • Meningkatkan jumlah follower channel Bedah Buku Bisnis di Telegram dari 2500 menjadi 5000

INITIATIVES

  • Merutinkan kembali bedah buku bisnis tiap Kamis di Telegram.
  • Mengintegrasikan postingan blog dengan postingan Youtube.
  • Merancang lead magnet baru untuk menarik audiens baru.
  • Meluncurkan kontes untuk meningkatkan jumlah follower & subscriber.


Sumber :

https://darmawanaji.com/okr-kunci-sukses-goal-setting-ala-google/

The Bioeconomy is Much More Than a Circular Economy

The concepts of bioeconomy, circular economy and biomass cascading have similar targets, but neither is fully part of the other nor embedded...